Menu Tutup

Hidup semakin berkah dengan Zakat akhir tahun

Tahun 2023 akan segera berganti menuju tahun 2024. Berapakah harta yang telah kita miliki selama satu tahun ini? Sudahkah menghitungnya? Sudahkah membersihkan harta yang dimiliki?

Cara untuk membersihkan harta yang dimiliki salah satunya dengan berzakat. Dimana zakat dapat mensucikan diri dari perilaku kikir, tamak dan hal buruk lainnya. Berzakat juga menjadi salah satu cara untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. 

Dalam satu tahun yang telah dilalui, tentunya dari pekerjaan ataupun usaha yang dilakukan menghasilkan investasi harta yang terkadang kurang diperhatikan jumlahnya. 

Seperti yang disebutkan dalam hadits yang artinya, “Peliharalah hartamu dengan menunaikan zakat, obatilah orang-orang sakit dengan bersedekah dan tolaklah bencana dengan doa,” (HR At-Thabrani).

Umumnya seorang muslim yang berharta, mengeluarkan zakat hartanya pada akhir tahun, sesuai dengan sabda Nabi: “Harta itu tidak dikenai zakat, kecuali setelah dimiliki selama satu tahun” (HR Imam Ahmad dari Ali ra).

Zakat akhir tahun merupakan zakat yang dikeluarkan setiap akhir tahun masehi maupun hijriyah dari harta yang dimiliki selama 1 tahun tersebut. Seiring berjalannya zaman, kini perhitungan zakat tersebut berdasarkan tahun masehi karena berkaitan dengan administrasi yang ada. 

Zakat tersebut ditunaikan oleh orang muslim tentunya, yang merdeka dan akil baligh, tidak memiliki hutang, harta milik pribadi, telah mencukupi kebutuhan pokoknya, sudah mencapai haul (satu tahun) dan telah mencapai nisab yang ditentukan.

Adapun perhitungan zakat yang harus dikeluarkan sebagai berikut : 
Zakat Emas/Perak
Nisab Emas     : 85 gram
Nisab Perak     : 595 gram
Perhitungan     : 2,5% x nilai harga emas/perak yg melebihi kadar nisab

Zakat Perdagangan
Nisab         : 85 gram emas 
Perhitungan     : Nilai harga barang yang belum terjual/modal yang diputar + laba + piutang lancar – hutang jatuh tempo x 2,5%

Zakat Perdagangan Hewan Ternak
Nisab         : 85 gram emas 
Perhitungan     : Laba + modal yang diputar/nilai harga hewan yang belum terjual + piutang – hutang jatuh tempo x 2,5% 

Zakat Tabungan
Nisab         : 85 gram emas 
Perhitungan     : Saldo akhir – bunga (jika di bank konvensional) x 2,5%

Zakat Investasi Penyewaan Aset
Nisab        : Disamakan dengan zakat pertanian yaitu setara nilai 520 kg beras 
Perhitungan    : Keuntungan hasil penyewaan asset – biaya operasional x 10%

Zakat Saham
Nisab        : 85 gram emas (Disamakan dengan zakat perdagangan)
Perhitungan    : Nilai kumulatif riil saham (book value + dividen) x 2,5%

Zakat Perusahaan
Nisab         : 85 gram emas
Perhitungan    : 2.5% x (asset lancar – hutang jangka pendek)

Sahabat berbagi, mari segera tunaikan zakat akhir tahun di panti asuhan YBMI untuk mensucikan harta yang telah dimiliki selama satu tahun ini sekaligus mensyukuri rezeki yang telah diberikan dan membuka pintu rezeki di tahun berikutnya. 

Translate »
WhatsApp us